Tampilkan postingan dengan label RENUNGAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RENUNGAN. Tampilkan semua postingan

Selasa, Maret 24, 2009

“ AHLI SYUKUR”

Untuk mengataka syukur itu bagi seorang umat manusia sangat mudah, dan teramat mudah, namun untuk mensyukuri segala nikmat yang diberikan Allah itu sangat sulit dan butuh waktu untuk meyakininya, itulah manusia yang mempunyai EGO sehingga dapat menutup rasa syukurnya pada ALLAH.
Aku sangat beryukur pada Allah telah dipilih menjadi orang Iman yang mendapat hidayah, anak-anakku telah menjadi peluru-pelurunya Allah dalam mensyiarkan agamu ya………… Allah, jagalah dan kekalkanlah keimanan kami sampai akhir ,dan jangan kau cabut hidayah ini ya……….. Allah sampai akhirku Cuma karena urusan Dunia.
Adapun aku punya cita-cita dan harapan yang belum dikabulkan Allah ya……. ..…aku sabar, sebab yang aku tahu itulah cobaan dalam menjalani hidayah ini, untuk meningkatkan derajatku disurga nanti untuk meningkatkan derajatku disurga nanti namun bukan berarti aku harus membabi buta dan berlaku sesukahati atau mendalili diri untuk kepentingan hasrat dan cita-cita, jangan lakukan ya ………….Allah.
Aku benar-benar pasrah padamu atas apa yang kau berikan dan yang belum kau berikan padaku di dunia ini, jagalah aku ya……….. Allah agar aku tidak salah bertindak sehingga dapat menganiaya orang lain dan merugikan derajat surgaku dan keluargaku.
Walaupun banyak orang ke- tiga yang ingin meracuni diri dan keluargaku, memasukkan kehendaknya pada rumah tanggaku, aku hanya bisa Istirja dan berdoa agar semua itu tidak terjadi pada diri dan keluarga mereka.
Dan kuatkan iman kami sekeluarga dalam menghadapi manusia-manusia Munafik, yang ingin menghancurkan kebahagiaan keluarga ini, aku sangat memahami golongan dari Iblis yang tidak senang melihat suatu kebahagiaan, kesyukuran dan ke to’tan yang di lakukan oleh hamba-hamba Allah yang mukmin.
Orang Munafik itu hatinya dengki dan syirik itu harus benar benar di fahami, dan orang munafik itu selalu memaksakan kehendaknya pada orang lain yang bukan haknya, juga orang munafik itu tidak senang melihat orang lain bahagia ( Siapapun dia).
Oleh sebab itu Hati-hatilah saudara-saudara seimanku, jagalah Imanmu, hatimu dan fikiranmu, agar dirimu diridhoi Allah.dan jadilah hamba NYA yang ahli Syukur. Febr.09

“LAKI-LAKI ITU PEMIMPIN BAGI WANITA”


Laki-laki itu ter-qodar jadi pemimpinnya wanita, itu adalah mutlak namun memimpin pada hal-hal yang tidak membawa kemaksiatan, jika kepemimpinan seorang laki-laki itu membuat kemudorotan ya…….. tidak wajib di toati apapun alasannya.
Apabila bila Seorang laki-laki sudah sa’atnya untuk menjadi Pemimpin, ya…………… Pemimpin di suatu organisasi, Pemimpin dalam suatu Instansi, ya………….. Pemimpin dalam rumah tangga khususnya. Sudah harus mutlak benar-benar memiliki Ilmu Agama yang cukup, faham dan juga sudah mengamalkan ilmu-ilmunya, serta memiliki ilmu dunia yang cukup pula, agar apa yang dipimpinnya dapat mencapai hasil yang sempurna.
Namun adapun seorang pemimpin (Imam) juga PASTI tidak sempurna, karena dia adalah manusia biasa yang punya banyak kekurangan, jadi bukan PASTInya benar atas semua yang dilakukannya dan diperintahkannya, bahkan’’’’’’ tidak perlu lagi dinasehati atau mendengarkan nasehat,……………….itu salah besar. Walaupun kita sebagai yang di pimpin wajib to’at atas apa yang diaturnya tetapi “TOAT” yang tidak “MAKSIAT” atau juga yang samar-seolah-olah baik/bagus namun membawa kemudorotan akhirnya, tetapi kita juga harus menjaga dan mengingatkan pimpinan (Imam) kita disetiap waktu agar-benar-benar Apa yang diijtihatkannya benar-benar sesuai dengan dalil-dalil Allah dan Rosul.

Sebagai seorang pemimpin harus mempunyai ilmu Rofik. Adil, Mukhlis, Ridho dan ikhlas semua karna Allah, atas apa yang harus dia korbankan dalam kepemimpinannya baik fikiran, perasaan, waktunya bahkan materi sekalipun ,karena pemimpin itu adalah Imam yang bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnnya dihadapan Allah pada akhirnya.

Adapun Laki—laki yang sudah ditunjuk dan di angkat serta di sumpah menjadi pemimpin (Imam) di dalam Rumah Tangga khususnya, harus benar-benar mampu memimpin sesuai dengan dalil-dalil ALLAH yaitu :
“Kaum laki-laki adalah Pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena ALLAH telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka laki-laki sudah menafkahkan sebahagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang soleha, ialah yang to’at kepada Allah lagi memelihara diri ( maksudnya tidak berlaku curang serta memelihara rahasia dan harta suaminya ) ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara mereka ( maksudnya Allah telah mewajibkan suami untuk mempergauli isterinya dengan baik ).
Wanita-wanita yang kami khawatirkan Nusyuz ( wanita yang meninggalkan kewajiban bersuami isteri/ seperti meninggalkan rumah tanpa seizin suaminya ) maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka ditempat tidur mereka, dan pukullah mereka dengan penuh kasih sayang.
Kemudian jika mereka menta’atimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah itu Maha Tinggi lagi Maha Besar”

“Hai orang-orang beriman, peliharalah diimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakunya adalah manusia dan batu : penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan yang keras, yang tidak mendustakan Allah terhadap apa yang diperintahkanNYA, dan sesalu mengerjakan apa yang diperintahkanNYA.” (surat At Atahrim ayat : 6 )

Itulah ketentuan Allah bagi laki-laki dalam memimpin Wanita , adapun pada dalil Allah yang lain , laki-laki diberi Allah kelebihan yaitu boleh memperistrikan wanita Soleha lebih dari satu, dua, tiga atau empat seperti yang di lakukan Rosul sesuai Firman Allah yaitu:
Dan jika kamu takut tidak dapat berlaku “ADIL” terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bila kamu mengawininya ) maka kawinlah dengan perempuan yang kamu sayangi satu, dua, tiga atau empat.
Kemudian jika kamu “TIDAK DAPAT BERLAKU ADIL” maka kawinilah satu wanita saja, atau budak-budak yang kamu miliki, yang demikian itu lebih dekat dengan tidak berbuat aniaya.” (Surat An Nissa Ayat :3)

Dan sebagai orang Islam dan “IMAN” Firman Allah itu “WAJIB” diyakini, namun untuk melaksanakan dalil-dalil ALLAH tersebut perlu pengkajian yang khusus terutama introspeksi diri terlebih dahulu sebagai hamba ALLAH yang lemah dimuka bumi ini, jangan sombong dan mudah mengatakan “MAMPU” karena dorongan “NAFSU” yang dibimbing “IBLIS”, sehingga manusia lupa bahwa dia bukan ROSUL dan tidak Bersyukur.
Adapun Rosul melaksanakan dalil-dalil Allah tersebut, karena “DIA ROSUL” yang disetiap waktu kehidupannya di jaga oleh “MALAIKAT” dan dibimbing oleh “ALLAH” sampai akhir hayatnya. Juga tidak akan pernah ada yang menjdi MUDOROT apa yang di lakukan ROSUL”.

Alangkah baiknya Wahai Manusia…………. bercerminlah pada kehidupan nyata, bahwa “KAU” tidak akan mampu berlaku “ADIL” pada manusia lain, sedangkan pada diri mu sendiri saja kamu tidak mampu berlaku adil, sebab manusia di “TAKDIR” (diciptakan) Allah punya kekurangan dan kelebihan, supaya antara manusia tersebut dapat saling mengisi untuk menjadi sempurna dan barokah, bukan saling menghujat dengan kelebihan dan kekurangannya dan kekuasaannya. namun yang dapat berlaku ADIL itu adalah ALLAH dengan sifatnya.
Manusia hanya dikuasai “NAFSU” yang di bimbing “IBLIS” disetiap waktu kehidupannya, sehingga membutakan mata bathinnya dan fikirannya menjadi sombong, dan angkuh, merasa diri paling Faham dan Sempurna, dan meremehkan , merendahkan wanita sehingga lupa bahwa semua manusia didunia ini kecuali Hawa terlahir dari “RAHIMNYA” seorang Wanita. yang seakan-akan tidak pernah berarti pada diri dan kehidupannya, dengan di iming-imingi Surga dan dalil-dalil Allah yang hanya untuk kepentingan “NAFSU BIRAHI “ dan urusan sepenggal semata, sehingga membuat lubang nerakanya sendiri.
Semoga Kami diberi ALLAH pemimpin (Imam) yang dapat menyayangi kami, mengasihi dan membimbing kami ke jalan Allah dan Ahli Syukur, serta dijauhkan dari segala lahan-lahan yang membawa kemudorotan dan kemaksiatan ,mati sama-sama masuk surga dan terhindar dari nerakanya Allah……………………Amin )
Dunia hanya kesenangan Sesa’at yang dapat meruntuhkan segalanya, jangan biarkan Iblis meracuni Diri Hati dan Keluargamu wahai pemimpin (Imam), dan jangan izinkan manusia-manusia yang tidak berhak masuk dan meracuni rumah tanggamu. Tugasmu sebagai Pemimpin sudah sangat berat jangan kau celakakan dirimu sendiri dan keluargamu hanya untuk Urusan Dunia dan kebiasaan-kebiasaan yang samar, yang akan membawa kehancuran di Dunia dan Akhirat.

Senin, Februari 16, 2009

Renungan untuk Wanita


Wanita itu adalah makhluk ciptaan Allah yang tercipta dari satu tulang rusuknya Adam yang bengkok sehingga wanita itu selalu diidentikkan lemah dan butuh pelindungan, pengayoman dan pengawasan. Seyogianya wanita itu dalam bertindak dan membuat dalam suatu keputusan dominan menggunakan perasaan dan nalurinya dibandingkan logikanya. Dengan demikian wanita itu dapat dikatakan tidak sesempurnanya Adam yang diciptakan ALLAH di muka bumi ini. Dan apabila wanita itu berbuat suatu kesalahan hendaklah berhati-hati untuk memperbaikinya dengan sabar, dan berdoa.

Wanita itu identik dengan segala kemewahan, ketersanjungan dan yang paling senang di puji namun wanita itu juga paling suka membohongi dirinya sendiri dan senang dibohongi sehingga membuat wanita itu menjadi lemah dan murah, walaupun karakter-karakter wanita tersebut pada dasarnya sudah di kodar Allah. Namun semua itu bukan berarti permanen dan tidak bisa dirubah dan diperbaiki, selagi wanita tersebut masih mau membenahi diri dan merubah karakter yang identik untuk menjadi seorang wanita yang bermartabat, smart, dan soleha.

Selagi wanita itu mau meningkatkan Agamanya, pendidikan dunianya, dan keterampilannya pasti wanita itu akan menjadi sosok yang lebih berarti, mandiri , bermartabat dan bernilai, sebab wanita itu banyak kelebihannya diberi Allah dibandingkan kaum Adam. Salah satu contoh : Wanita itu diberikan Allah bisa Hamil dan melahirkan, itu adalah salah satu karunia allah yang tak ada bandingnya, namun terkadang wanita itu sendiri yang tidak dapat mensyukuri nya sehingga dia gunakan karunia tersebut untuk jalan haram yaitu dengan jalan menjual harga dirinya hanya untuk mendapatkan nafsu dan materi semata yang dapat membunuh harga dirinya sebagai wanita, dan ada juga wanita yang mampu menjadi duri dalam rumah tangga kaumnya sendiri, sampai-sampai mampu wanita itu menawarkan dirinya untuk dijadikan santapan kaum Adam walaupun dengan menggunakan tameng dalil –dalil Allah…

Itulah contoh sehingga semuanya menjadi samar, mana yang dikatakan wanita solehah yang menutup auratnya dengan baik, dengan wanita yang menghumbar (menjual) dirinya dengan berselubung jilbab dan berdalihkan dalil-dalil Allah dan mengatakan dirinya faham agama, toat, dan soleha. Wanita semacam ini berselubung di dalam jilbab kemunafikan, dan kenyataan sebenarnya wanita ini menjual diri, dengan keberadaan dirinya yang bodoh, malas dan terlahir dari bibit-bibit yang tidak jelas asal usulnya. Dan wanita seperti ini dominan penggoda suami-suami wanita lain, dan dengan pasti mau untuk....... dan menawar-nawarkan dirinya untuk dijadikan istri simpanan yang kedua ketiga bahkan mau dijadikan gratisan dari pada tidak punya suami, sehingga wanita tersebut tidak lagi dapat mempertanggung jawabkan dirinya pada Allah dan pada manusia umumnya, wanita seperti ini biasanya mau instan, ya...... instan jadi istri, ya........ instan jadi kaya, ya........ instan segalanya……….. di muka bumi ini, dengan tamengnya sehingga kaum Adam terlena dengan karakter-karakter wanita seperti ini, gampang, mudah, murah, bahkan GRATIS dengan berlandaskan dalil-dalil Allah. (gaya faham agama gitu loh….....)

Sebagai mana yang kita ketahui wanita solehah itu adalah wanita yang dapat menjaga diri lahir dan batinnya untuk jalan Allah, dan tidak membuka auratnya sekalipun nyawa taruhannya. Tidak akan menawar-nawarkan dirinya seperti …………… karena itulah aurat (had) bahkan apabila ditanya untuk suatu tujuan yang halal dan dijadikan istri sesuai dalil yang jelas, dilamar perjaka reaksi wanita solehah akan memilih diam dan berfikir barokah dan mudorotnya. Tidak akan mudah dan gampang apa alagi sampai menawar-nawarkan diri, itu tidak akan pernah dilakukan wanita soleha dan faham agama, apakah kaum Adam tidak pernah berfikir !!!?.......................

Pada dasarnya yang menghancurkan kaum wanita dimuka bumi ini adalah kaum wanita itu sendiri, bahkan yang menghancurkan dunia ini ya…… juga kaum wanita, juga perannya sangat dominan ditambah lagi hal materi, dan jabatan. Wanita itulah lahan segala dosa, dari hal pandangannya, bicaranya, penampilannya, berjalan dan diamnya semua lahan dosa yang NYATA, namun kenapa para-wanita tidak mau menyadari, apakah tidak merasa jijik untuk tidur dengan suami-suami wanita lain !!.., yang hanya dijadikan pemuas nafsu, yang diawali dengan rayuan dan pujian-pujian dan dalil-dalil surga yang hanya untuk tujuan nafsu birahi semata !!!!!!!!!!!!!!!.........(Surgone sopo.....).

Yang pasti manusia tidak akan mampu melaksanakan apa yang telah dicontohkan ALLAH dalam dalil-dalilNYA, karena manusia itu bukan Malaikat, bukan Rosul yang setiap saat mendapat bimbingan ALLAH, yang ada manusia itu setiap saat dan waktunya mendapat bimbingan IBLIS dari segala penjuru dan di setiap waktunya sesuai dalil-dalil Allah. Oleh sebab itu Sadarlah hai........wanita, juga manusia khususnya jangan menjadi sombong yang hanya dapat menggali lobang nerakamu sendiri.

Ingatlah hanya iman yang dapat membatasi segala cobaan dimuka bumi ini, walaupun apa bentuknya, perbanyaklah bersyukur lihatlah apa yang sudah diberi Allah namun jangan kau lihat apa yang belum diberiNYA, berdoalah pada setiap waktumu agar menjadi tabungan harapan pada Allah, dan terselamatkan dari godaan Iblis yang tidak akan pernah capek untuk menggoda manusia sampai hari akhir.